Media Vietnam Soroti Rencana Naturalisasi Demiane Agustien

PSSI dikabarkan memproses naturalisasi gelandang Arsenal U-21 berdarah Indonesia, Demiane Agustien, memicu kekhawatiran media Vietnam.

• MW Media
Published Oktober 19, 2026 • 06.08 WITA
Media Vietnam Soroti Rencana Naturalisasi Demiane Agustien
Gambar Ilustrasi

Media Vietnam Soroti Rencana Naturalisasi Gelandang Arsenal Berdarah Indonesia Demiane Agustien

JAKARTA, 17 Oktober 2026 — Rencana naturalisasi Demiane Agustien, gelandang muda Arsenal U-21 berdarah Indonesia, untuk memperkuat Tim Nasional Indonesia menuai perhatian luas dari media asing, terutama Vietnam. Media-media Vietnam seperti Soha.vn dan Dan Tri menyebut rencana ini sebagai ancaman serius bagi daya saing regional mereka, bahkan menggunakan frasa "pertanda mengkhawatirkan" untuk menggambarkan situasi tersebut.

Profil Demiane Agustien

Demiane Agustien lahir di Oss, Belanda, pada 28 Juli 2007. Berusia 19 tahun, ia kini membela Arsenal U-21 di ajang Premier League 2. Ia dikenal sebagai pemain serbaguna yang mampu beroperasi sebagai gelandang serang maupun pemain sayap.

Dari sisi garis keturunan, Demiane memiliki darah Indonesia dari pihak ibu — neneknya lahir di Jakarta dan menikah dengan pria berkebangsaan Mesir — sehingga ia juga memiliki garis keturunan Mesir. Ayahnya adalah Kemy Agustien, mantan pemain Timnas Curaçao. Sebelumnya, Demiane pernah membela tim nasional kelompok umur Curaçao U-17 dan Belanda U-19.

Proses Naturalisasi Bergulir

Kabar proses naturalisasi ini pertama kali mencuat pada 13 Oktober 2026, ketika Noor Korompot, Staf Khusus Menteri Hukum bidang transformasi digital, mengumumkannya melalui akun Instagram pribadinya.

"Tim PSSI disebut sedang dalam proses mengerjakan naturalisasi pemain Arsenal, Demiane Agustien, yang memiliki keturunan Mesir dan Indonesia."

— Noor Korompot, Staf Khusus Menteri Hukum bidang transformasi digital

Dalam keterangan lanjutannya, Noor Korompot menegaskan bahwa prinsip naturalisasi yang diterapkan PSSI tidak berubah, yakni hanya diperuntukkan bagi pemain yang memiliki garis keturunan Indonesia.

"Prosesnya insha allah tim lawyer PSSI sedang berusaha, prinsip naturalisasi tetap tidak berubah hanya akan dilakukan bagi pemain yang memiliki garis keturunan Indonesia."

— Noor Korompot, Stafsus Menkum RI

Sehari berselang, pada 14 Oktober 2026, berbagai media Indonesia mulai memberitakan proses naturalisasi tersebut secara luas mengutip pernyataan Noor Korompot. Namun pada 15 Oktober 2026, Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan respons berbeda saat ditanya awak media; ia menyatakan "belum ada kabar" terkait proses naturalisasi Demiane Agustien, sehingga status resmi proses ini belum sepenuhnya terkonfirmasi dari pucuk pimpinan federasi.

Herdman Pantau Pemain Baru

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dilaporkan memantau Demiane Agustien sebagai kandidat untuk mengisi posisi sayap dan gelandang serang yang ia butuhkan. Meskipun belum menyebut nama Demiane secara spesifik di depan publik, Herdman mengisyaratkan adanya target rekrutan baru.

"Ada pemain lain yang saat ini kami pantau dan ingin kami bawa menjadi bagian dari tim ini."

— John Herdman, Pelatih Timnas Indonesia

"Seperti biasa, saya terus memantau. Saya tinggal di Indonesia dan menyaksikan setiap pertandingan, termasuk pertandingan lokal. Anak saya bermain di Bali, jadi saya juga menonton beberapa pertandingan Bali United."

— John Herdman, Pelatih Timnas Indonesia

Kekhawatiran Media Vietnam

Pada 16 Oktober 2026, pemberitaan terkait rencana naturalisasi Demiane Agustien menyebar ke media-media Vietnam. Soha.vn dan Dan Tri secara tegas menyuarakan kekhawatiran mereka atas dampak program naturalisasi Indonesia terhadap kekuatan tim nasional Vietnam di kawasan Asia Tenggara.

"Timnas Indonesia akan diperkuat oleh lebih banyak pemain naturalisasi berkelas, sebuah pertanda yang mengkhawatirkan bagi para pesaing di kawasan Asia Tenggara, termasuk tim nasional Vietnam."

— Soha.vn

"Demiane Agustien memiliki kualitas yang dicari oleh pelatih Herdman karena ia dapat bermain dengan baik di posisi gelandang serang maupun sayap. Jika mereka mampu memperkuat skuad dengan Agustien, Indonesia akan semakin kuat di level U-23 dan tim nasional senior di masa mendatang. Hal ini dapat menimbulkan tantangan signifikan bagi para pesaing di kawasan, termasuk tim nasional Vietnam."

— Soha.vn

Media Dan Tri bahkan mengaitkan rencana ini dengan ambisi Indonesia yang lebih besar pasca memenangkan FIFA ASEAN Cup 2026.

"Tampaknya tidak puas dengan memenangkan Piala ASEAN FIFA 2026, tim nasional Indonesia ingin menambah hampir selusin pemain naturalisasi untuk kualifikasi Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030."

— Dan Tri (media Vietnam)

Konteks Program Naturalisasi Indonesia

Program naturalisasi pemain berdarah Indonesia yang berkarier di luar negeri telah menjadi salah satu pilar utama strategi PSSI dalam meningkatkan kualitas Timnas Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, program ini terbukti memberikan tambahan pilihan pemain di berbagai posisi dan berkontribusi pada peningkatan performa tim di level regional maupun internasional, termasuk keberhasilan meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026.

Ke depan, PSSI dan pelatih Herdman menargetkan penguatan skuad untuk menghadapi kualifikasi Piala Asia 2027 serta target jangka panjang kualifikasi Piala Dunia 2030. Namun, proses naturalisasi Demiane Agustien secara resmi masih dalam tahap pengerjaan oleh tim pengacara PSSI dan belum mendapat konfirmasi final dari Ketua Umum PSSI Erick Thohir.