Festival Sulut Sehat 2026 Hadirkan 28 Booth Layanan Kesehatan Gratis

Pemprov Sulut gelar festival kesehatan tiga hari di Manado dengan layanan gratis dan 28 booth untuk peringati HKN ke-62.

• MW Media
Published November 6, 2026 • 06.09 WITA

Festival Sulut Sehat 2026 Hadirkan 28 Booth Layanan Kesehatan Gratis di Manado

MANADO, 5 November 2026 — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara resmi membuka Festival Sulut Sehat 2026 pada Kamis, 5 November 2026, di Manado Town Square (Mantos) 3, Manado. Festival yang berlangsung selama tiga hari hingga Sabtu, 7 November 2026, ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 dengan tema "Sehat untuk Semua, Sehat Dimulai dari Diri Kita Sendiri".

Festival ini menghadirkan 28 booth yang melibatkan fasilitas kesehatan pemerintah, swasta, laboratorium, dan lembaga pendidikan kedokteran. Masyarakat dapat menikmati layanan secara gratis mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WITA tanpa pembatasan kuota selama tiga hari penyelenggaraan.

Layanan Lengkap Tanpa Kuota

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, dr. Lidya Evelien Tulus, menegaskan bahwa seluruh layanan tersedia secara paket lengkap bagi siapa pun yang hadir.

"Masyarakat diberikan kesempatan menikmati pelayanan kesehatan gratis, mulai dari pemeriksaan umum, gula darah, asam urat, kolesterol, konsultasi dokter spesialis, hingga talkshow edukasi kesehatan, selama tiga hari ini semuanya paket lengkap."

— dr. Lidya Evelien Tulus, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara

Jenis layanan yang disediakan mencakup pemeriksaan umum, pemeriksaan gula darah, asam urat, kolesterol, konsultasi dokter spesialis, serta talkshow edukasi kesehatan. Festival ini mengusung tagline "Kolaborasi Layanan, Edukasi, dan Inovasi Kesehatan untuk Sulawesi Utara".

Fondasi Pembangunan Manusia dan Target UHC

Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H., dalam sambutannya menekankan bahwa pembangunan sektor kesehatan merupakan prioritas strategis daerah.

"Pembangunan kesehatan merupakan fondasi utama untuk melahirkan masyarakat Sulawesi Utara yang produktif, tangguh, dan sejahtera."

— Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H., Wakil Gubernur Sulawesi Utara

Mailangkay juga menyoroti keterkaitan antara kualitas kesehatan dan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) provinsi.

"Perlu membangun kolaborasi pada seluruh stakeholder untuk memastikan pelayanan, mutu, serta ketepatan dan kecepatan pelayanan kesehatan dapat berlangsung dengan baik. Hal ini diharapkan mampu mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulawesi Utara."

— Wakil Gubernur Victor Mailangkay

Ia turut menekankan kualitas Angka Harapan Hidup sebagai indikator kunci, seraya menyebut berbagai program strategis yang terus dijalankan pemerintah.

"Kualitas pembangunan manusia sangat bergantung pada capaian Angka Harapan Hidup. Oleh sebab itu, Pemerintah Provinsi Sulut terus menggenjot berbagai program strategis, mulai dari pemenuhan gizi, percepatan penanganan stunting, perlindungan kesehatan ibu dan anak, hingga perluasan akses layanan medis ke seluruh penjuru daerah."

— Wakil Gubernur Victor Mailangkay

Wakil Gubernur juga menegaskan pentingnya tiga pilar utama pelayanan publik di bidang kesehatan yang selalu ditekankan oleh Gubernur, yakni dekat, cepat, dan bermutu.

Target Universal Health Coverage 2026

Festival ini turut menjadi bagian dari upaya Pemprov Sulut dalam mengejar target Universal Health Coverage (UHC) prioritas pada tahun 2026, yang mensyaratkan minimal 98 persen cakupan kepesertaan dan tingkat keaktifan 80 persen.

"Tujuan kita ke depan tentu jelas, yakni mencapai UHC (Universal Health Coverage) Prioritas."

— Rima Fien Lolong, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara

Festival Sulut Sehat 2026 bukan yang pertama digelar Pemprov Sulut. Sebelumnya, pada 22–25 Juli 2024, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara juga menyelenggarakan Sulut Healthy Week 2024 dengan tema "Transformasi Kesehatan: Sulut Sehat Menuju Indonesia Emas", yang menjadi cikal bakal agenda serupa di tahun berikutnya.