Harry dan Meghan Dikabarkan Akan Kembali Menetap di Inggris

Pasangan Sussex berencana pindah ke luar London akhir Agustus 2026, enam tahun setelah meninggalkan tugas kerajaan.

MW Media
Published Agustus 21, 2026 • 06.18 WITA
Harry dan Meghan Dikabarkan Akan Kembali Menetap di Inggris
Gambar Ilustrasi

Harry dan Meghan Dikabarkan Akan Kembali Menetap di Inggris pada Akhir Agustus 2026

LONDON — Pangeran Harry dan Meghan Markle, Duke dan Duchess of Sussex, dikabarkan akan mengakhiri masa tinggal mereka di Amerika Serikat dan kembali menetap di Inggris setelah lebih dari enam tahun sejak mereka meninggalkan tugas kerajaan. Pasangan tersebut dilaporkan berencana pindah ke sebuah kediaman pribadi di luar London pada akhir Agustus 2026, bukan ke properti milik kerajaan.

Raja Charles III disebut telah diberitahu mengenai rencana tersebut pada Minggu, 16 Agustus 2026. Menurut laporan BBC News yang dikutip berbagai media internasional, Raja menyambut baik kabar ini.

"Raja Charles menyambut baik kemungkinan dapat bertemu lebih sering dengan keluarga Sussex dalam kapasitas pribadi dan kekeluargaan."

— BBC News

Kepindahan ini turut melibatkan kedua anak mereka: Pangeran Archie (7 tahun) dan Putri Lilibet (5 tahun), yang telah didaftarkan untuk bersekolah di Inggris mulai September 2026. Harry dan Meghan tidak akan melepas seluruh aset mereka di luar negeri; keduanya akan tetap mempertahankan rumah di Montecito, California, serta properti liburan mereka di Portugal.

Latar Belakang: Dari 'Megxit' hingga Kepulangan

Harry dan Meghan meninggalkan tugas senior kerajaan pada Januari 2020 dalam langkah yang kemudian dikenal luas sebagai 'Megxit', mengusulkan model 'setengah di dalam, setengah di luar' yang ditolak Ratu Elizabeth II. Mereka resmi pindah ke California pada Maret 2020. Keputusan itu memicu ketegangan signifikan dengan anggota keluarga kerajaan lain, termasuk Raja Charles III dan Pangeran William.

Titik balik penting terjadi pada Juli 2026, ketika Harry, Meghan, Archie, dan Lilibet melakukan kunjungan pribadi ke Inggris dan bertemu Raja Charles III serta Ratu Camilla di Highgrove. Pertemuan itu menjadi yang pertama bagi Archie dan Lilibet dengan kakek mereka dalam lebih dari empat tahun, dan dinilai berpotensi meredakan sebagian ketegangan keluarga yang telah berlangsung lama.

Menurut laporan The Daily Telegraph yang dikutip Town & Country Magazine:

"Pangeran Harry telah lama menyatakan bahwa ia merindukan Inggris dan sangat ingin anak-anaknya merasakan kehidupan dan budaya Inggris."

Motivasi Kepindahan

Keputusan ini disebut didorong oleh keinginan pasangan tersebut untuk menghabiskan lebih banyak waktu di Eropa, lebih dekat dengan keluarga Harry, serta keinginan untuk mendidik anak-anak mereka di lingkungan Inggris. Tidak ada rencana bagi Harry maupun Meghan untuk kembali menjalankan tugas sebagai anggota senior keluarga kerajaan; keduanya akan tetap berstatus sebagai warga sipil.

People Magazine, sebagaimana dikutip oleh Town & Country Magazine, melaporkan:

"Dengan basis di Inggris, Harry akan dapat menghabiskan lebih banyak waktu dengan badan amal termasuk Scotty's Little Soldiers dan WellChild, serta komunitas Invictus, sementara Meghan terus memimpin perusahaan gaya hidupnya, As Ever, dan mengejar proyek-proyek masa depan."

Isu Keamanan: Hambatan Terbesar yang Belum Sepenuhnya Terselesaikan

Persoalan keamanan selama ini menjadi penghalang utama bagi Harry untuk membawa keluarganya kembali ke Inggris. Harry sebelumnya menggugat pemerintah Inggris terkait penurunan tingkat pengawalan polisi untuk keluarganya, dan kalah dalam gugatan tersebut pada tahun 2024. Pada Mei 2025, ia kembali kalah banding di Pengadilan Tinggi Inggris, dan saat itu menyatakan dengan tegas kepada BBC News:

"Saya tidak bisa melihat dunia di mana saya akan membawa istri dan anak-anak saya kembali ke Inggris saat ini."

— Pangeran Harry kepada BBC News, Mei 2025

Perubahan sikapnya dalam waktu kurang dari setahun menandai pergeseran yang signifikan. Pemerintah Inggris menegaskan bahwa keputusan pengamanan bukan berada di tangannya secara langsung. Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Inggris menyatakan:

"Keputusan mengenai pengamanan anggota keluarga kerajaan dan tokoh publik berada di tangan Komite Eksekutif untuk Perlindungan Keluarga Kerajaan dan Tokoh Publik (Ravec)."

Perdana Menteri Andy Burnham pun menyatakan bahwa persoalan keamanan Harry dan Meghan adalah urusan pribadi mereka:

"Ini adalah masalah pribadi. Ini adalah masalah bagi Harry dan Meghan, dan kami mendoakan yang terbaik bagi mereka dalam langkah-langkah yang mereka buat."

Sinyal Kepulangan Sudah Terendus Sejak 2025

Isyarat mengenai kemungkinan kepulangan Harry sebenarnya sudah muncul lebih awal. Pada September 2025, Harry menghadiri WellChild Awards di Inggris. Penyanyi Joss Stone, setelah bercakap-cakap dengan Harry saat itu, mengungkapkan:

"Mungkin Harry juga akan pindah kembali. Itu akan menyenangkan."

— Joss Stone, September 2025

Kepindahan yang kini dikabarkan terjadi itu oleh sejumlah pengamat dipandang sebagai perwujudan dari model 'setengah di dalam, setengah di luar' yang pernah diusulkan Harry dan Meghan pada tahun 2020 namun ketika itu ditolak.