Harga Rica di Pasar Bersehati Manado Tembus Rp100 Ribu per Kilogram
MANADO, 21 Agustus 2026 — Harga cabai rawit atau rica di Pasar Bersehati, Kota Manado, Sulawesi Utara, bertahan di level Rp100.000 per kilogram pada Jumat (21/8/2026). Harga tersebut naik sekitar 25 persen dibandingkan harga sebelumnya yang berada di kisaran Rp80.000 per kilogram, memberatkan konsumen dan pelaku usaha kuliner di daerah tersebut.
Kenaikan harga dipicu oleh berkurangnya pasokan cabai rawit dari daerah penghasil utama, khususnya Gorontalo dan Kotamobagu, akibat dampak cuaca panas ekstrem yang diperkuat fenomena El Niño.
"Kata petani karena El Nino memicu musim kemarau ekstrem dan suhu panas yang tinggi, sehingga pasokan air irigasi berkurang drastis, membuat batang cabai kering, kerdil, bunga rontok, dan buah rusak sebelum dipanen."
Anita menambahkan bahwa berkurangnya pasokan dari daerah penghasil turut mendorong harga rica mengalami kenaikan signifikan di pasar tradisional Manado.
"Sekarang memang sudah Rp100 ribu per kilo. Cabai yang dari Gorontalo dan Kotamobagu harganya sudah..."
Jamila berharap kondisi pasokan segera membaik. "Kami berharap pasokan cabai kembali normal sehingga harga dapat turun dan lebih terjangkau bagi masyarakat," ujarnya.
Dampak pada Konsumen dan Usaha Makanan
Tingginya harga rica membuat sejumlah konsumen terpaksa mengurangi jumlah pembelian. Bagi masyarakat Sulawesi Utara, rica merupakan bumbu utama yang hampir tidak tergantikan dalam masakan sehari-hari maupun operasional rumah makan.
"Harga cabai yang mencapai Rp100 ribu per kilogram cukup memberatkan masyarakat."
Juen juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap tren harga ke depan. "Karena kami takut akan terus naik apabila panas masih panjang jadi pasti harga cabai rawit akan terus naik," katanya.
Kenaikan Serupa Terjadi di Pasar Tondano
Lonjakan harga tidak hanya terjadi di Manado. Di Pasar Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, harga cabai rawit tercatat mencapai Rp90.000 per kilogram pada 20 Agustus 2026. Kenaikan di Tondano berlangsung cepat: dari Rp35.000 per kilogram pada 14 Agustus 2026, harga melonjak ke Rp45.000 per kilogram, lalu mendadak naik ke Rp85.000 per kilogram hanya dalam empat hari pada 18 Agustus 2026.
Rekam Jejak Volatilitas Harga Rica di Manado
Lonjakan harga rica bukan kali pertama terjadi di Sulawesi Utara. Berdasarkan catatan harga, komoditas ini memiliki rekam jejak volatilitas yang tinggi, terutama saat terjadi gangguan produksi maupun distribusi.
Pada 11 Maret 2026, harga cabai rawit di Pasar Bersehati naik dari Rp50.000 menjadi Rp60.000 per kilogram akibat terputusnya akses jembatan di jalur distribusi. Harga kemudian bergerak naik ke kisaran Rp55.000–Rp56.000 per kilogram pada 20 Mei 2026 dari posisi sebelumnya Rp45.000–Rp50.000 per kilogram, yang dikaitkan dengan faktor cuaca di daerah pemasok.
Puncak tertinggi pada semester pertama 2026 terjadi pada 11 Juni 2026, ketika harga rica di Pasar Bersehati melonjak hingga Rp120.000 per kilogram akibat berkurangnya pasokan. Sementara rekor tertinggi dalam kurun waktu terakhir tercatat pada 28 Desember 2023, saat harga rica menyentuh Rp200.000 per kilogram.
"Beberapa hari kemarin memang terjadi kenaikan harga Barito khususnya rica, dari kemarin hingga hari ini yang kami pantau di pasar Bersehati harga cabe rawit mencapai 200 ribu per kilo."
Merespons lonjakan ekstrem Desember 2023 tersebut, PD Pasar Manado menggelar operasi pasar dengan menjual rica seharga Rp100.000 per kilogram untuk meringankan beban masyarakat.
"Seperti yang dilihat saat ini, kami dari PD Pasar melakukan operasi pasar dengan menjual rica dengan harga 100 ribu per kilo, tujuannya untuk membantu masyarakat kota Manado."
Harapan Stabilisasi Harga
Masyarakat dan para pedagang berharap pemerintah dapat mengantisipasi dampak cuaca terhadap produksi cabai serta memastikan kelancaran distribusi dari daerah penghasil guna menstabilkan harga rica di pasar-pasar tradisional Sulawesi Utara. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah daerah maupun instansi terkait mengenai langkah intervensi harga dalam waktu dekat.