Dua Remaja Tewas Terseret Ombak di Pantai Tuturuga Minahasa, Satu Masih Hilang
MINAHASA, Sulawesi Utara — Dua remaja asal Kota Tomohon meninggal dunia dan satu orang lainnya masih dalam pencarian setelah empat orang terseret ombak besar di Pantai Tuturuga, Desa Ranowangko, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, pada Sabtu, 22 Agustus 2026, sekitar pukul 17.30 WITA. Satu korban berhasil diselamatkan dan tengah menjalani perawatan medis.
Dua korban yang meninggal dunia telah teridentifikasi, yakni Candra Pitoy (17), laki-laki, asal Kelurahan Walian, Kecamatan Tomohon Selatan, dan Grazelli Kindangen (18), perempuan, asal Kelurahan Pinaras, Kecamatan Tomohon Selatan. Adapun korban yang masih dalam pencarian hingga Sabtu malam adalah Kenzy Lengkong (17), laki-laki, asal Kelurahan Pinaras, Tomohon Selatan.
Satu-satunya korban yang selamat, Miki Somba (16), perempuan, asal Kelurahan Pinaras, Tomohon Selatan, kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Tondano.
Kronologi Kejadian
Peristiwa tragis itu bermula saat keempat remaja sedang menikmati liburan akhir pekan dengan mandi dan bermain di tepi pantai. Tiba-tiba, gelombang besar menerjang dan menyeret mereka ke tengah laut.
"Kejadian bermula saat empat korban mandi di pantai. Tiba-tiba ombak besar datang dan menyeret mereka ke laut."
— Nuriadin Gumeleng, Humas Basarnas Sulawesi Utara
Setelah kejadian, warga setempat bergerak cepat dan berhasil menemukan serta mengevakuasi tiga korban ke Rumah Sakit Tondano. Namun, dua di antaranya tidak berhasil diselamatkan, sementara Kenzy Lengkong hingga Sabtu malam belum ditemukan.
Operasi SAR Dikerahkan
Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Manado memberangkatkan Tim SAR pada pukul 19.05 WITA setelah menerima laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa. Operasi pencarian melibatkan unsur gabungan, termasuk BPBD Minahasa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, masyarakat setempat, dan nelayan.
Sejumlah peralatan canggih dikerahkan dalam operasi tersebut, antara lain perahu karet, peralatan selam, perlengkapan water rescue, Aqua Eye, dan drone thermal guna memperluas jangkauan pencarian di perairan dan sekitar pantai.
Imbauan Basarnas
Kepala Basarnas Sulawesi Utara, George Mercy Randang, menyampaikan imbauan kepada masyarakat terkait insiden ini.
"Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di kawasan pantai, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang serta mengutamakan keselamatan saat berada di laut."
— George Mercy Randang, Kepala Basarnas Sulawesi Utara
Operasi pencarian terhadap Kenzy Lengkong masih berlangsung hingga Sabtu malam. Perkembangan lebih lanjut mengenai kondisi korban dan hasil pencarian belum dapat dikonfirmasi hingga berita ini diturunkan.